Sekolah :
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas / Semester : VII ( Tujuh ) / Ganjil
Standar
Kompetensi :.1. Memahami sifat-sifat operasi hitung bilangan dan
penggunaannya dalam pemecahan masalah.
Kompetensi
Dasar : 1.1. Melakukan operasi hitung
bilangan bulat dan pecahan
Indikator : 1.
Memberikan contoh bilangan bulat.
2. Menentukan letak
bilangan bulat pada garis bilangan.
3. Melakukan operasi
tambah, kurang, kali, dan bagi bilangan bulat termasuk operasi campuran.
4. Menghitung kuadrat
dan pangkat tiga bilangan kuadrat.
5. Memberikan contoh
berbagai bentuk dan jenis bilangan pecahan biasa, campuran, desimal, persen.
6. Mengubah bentuk
pecahan ke bentuk pecahan yang lain.
7. Menyelesaikan operasi
hitung : tambah, kurang, kali, bagi bilangan pecahan.
8. Menuliskan bentuk
baku bilangan kecil dan besar.
Alokasi
Waktu : 14 jam pelajaran
( 7 X pertemuan )
A. Tujuan Pembelajaran :
Siswa dapat :
1. Memberikan contoh bilangan bulat.
2. Menentukan letak
bilangan bulat pada garis bilangan.
3. Melakukan operasi
tambah, kurang, kali, dan bagi bilangan bulat termasuk operasi campuran.
4. Menghitung kuadrat
dan pangkat tiga bilangan kuadrat.
5. Memberikan contoh
berbagai bentuk dan jenis bilangan pecahan biasa, campuran, desimal, persen.
6. Mengubah bentuk
pecahan ke bentuk pecahan yang lain.
7. Menyelesaikan operasi
hitung : tambah, kurang, kali, bagi bilangan pecahan.
8. Menuliskan bentuk
baku bilangan kecil dan besar.
B. Materi Ajar :
-
Pertemuan ke-1 :
- Memberikan contoh bilangan bulat
- Menentukan letak bilangan bulat pada garis
bilangan.
-
Pertemuan ke-2 :
Melakukan operasi tambah, kurang, kali, dan bagi bilangan
bulat,
termasuk operasi campuran.
-
Pertemuan ke-3 : Menghitung kuadrat dan pangkat tiga bilangan
kuadrat
-
Pertemuan ke-4 : Memberikan contoh berbagai bentuk dan jenis
bilangan
pecahan
biasa, campuran, decimal, persen.
-
Pertemuan ke-5 :
Mengubah bentuk pecahan ke bentuk pecahan yang lain
-
Pertemuan ke-6 : Menyelesaikan operasi hitung bilangan
pecahan
-
Pertemuan ke-7 : Menuliskan bentuk baku bilangan kecil dan
besar.
C. Metode Pembelajaran :
Diskusi, tanya jawab, pemberian tugas
Model Pembelajaran : Kooperatif dan
Penemuan Terbimbing
D. Langkah-Langkah Kegiatan
:
v Pendahuluan :
Apersepsi
: Mengingat kembali tentang beberapa macam
bilangan.
Motivasi : Apabila materi ini dikuasai dengan baik,
akan mempermudah
perhitungan yang
menyangkut bilangan dalam kehidupan sehari – hari.
v
Kegiatan Inti :
- Disampaikan materi pokok dan tujuan pembelajaran.
- Siswa dikondisikan dalam beberapa kelompok yang heterogen.
- Dengan berdiskusi dalam kelompok, siswa membahas macam-macam bilangan bulat.
- Siswa dalam kelompok bergiliran dan saling melengkapi menyebutkan macam-macam bilangan bulat dan beberapa contohnya.
- Dengan berdiskusi dalam kelompok, siswa membahas tentang cara menentukan letak bilangan bulat pada garis bilangan.
- Melakukan latihan soal.
- Siswa dalam kelompok meyampaikan hasil diskusi mewakili kelompoknya, siswa/kelompok lain menanggapi.
- Guru memberi penegasan dan apresiasi kepada siswa/kelompok yang aktif.
- Diberikan kuis.
v Penutup :
Ø Dengan bimbingan guru, siswa membuat rangkuman materi ajar.
Ø Merefleksi kegiatan pembelajaran.
Ø Pemberian tugas/PR.
v Pendahuluan :
Apersepsi
: Membahas PR yang sulit
Mengingat kembali
tentang macam-macam bilangan bulat.
Motivasi : Apabila materi ini dikuasai dengan baik,
akan mempermudah
perhitungan yang
menyangkut bilangan dalam kehidupan sehari – hari.
v
Kegiatan Inti :
1. Disampaikan materi
pokok dan tujuan pembelajaran.
2. Siswa dikondisikan
dalam beberapa kelompok yang heterogen.
3. Dengan berdiskusi
dalam kelompok, siswa membahas tentang operasi tambah, kurang, kali, dan bagi
pada bilangan bulat.
4. Siswa dalam kelompok
mengerjakan latihan soal tentang operasi bilangan bulat.
5. Siswa dalam kelompok
meyampaikan hasil diskusi mewakili kelompoknya, siswa/kelompok lain menanggapi.
6. Guru memberi
penegasan dan apresiasi kepada siswa/kelompok yang aktif.
7. Diberikan kuis.
v Penutup :
Ø Dengan bimbingan guru, siswa membuat rangkuman materi ajar.
Ø Merefleksi kegiatan pembelajaran.
Ø Pemberian tugas/PR.
v Pendahuluan :
Apersepsi
: Membahas PR.
Mengingat kembali
tentang beberapa macam dan operasi
hitung
bilangan bulat.
Motivasi : Apabila materi ini dikuasai dengan baik,
akan mempermudah
perhitungan yang
menyangkut bilangan dalam kehidupan sehari – hari.
v
Kegiatan Inti :
1. Disampaikan materi
pokok dan tujuan pembelajaran.
2. Siswa dikondisikan
dalam beberapa kelompok yang heterogen.
3. Dengan berdiskusi
dalam kelompok, siswa membahas cara menetukan kuadrat dan pangkat tiga bilangan
bulat.
4. Siswa dalam kelompok
mengerjakan latihan soal.
5. Siswa dalam kelompok
meyampaikan hasil diskusi mewakili kelompoknya, siswa/kelompok lain menanggapi.
6. Dengan berdiskusi
dalam kelompok, siswa membahas cara menetukan akar kuadrat dan akar pangkat
tiga bilangan bulat.
7. Siswa dalam kelompok
mengerjakan latihan soal.
8. Siswa dalam kelompok
meyampaikan hasil diskusi mewakili kelompoknya, siswa/kelompok lain menanggapi.
9. Guru memberi
penegasan dan apresiasi kepada siswa/kelompok yang aktif.
10. Diberikan kuis.
v Penutup :
Ø Dengan bimbingan guru, siswa membuat rangkuman materi ajar.
Ø Merefleksi kegiatan pembelajaran.
Ø Pemberian tugas/PR.
v Pendahuluan :
Apersepsi
: Membahas PR.
Mengingat kembali
tentang beberapa macam dan operasi
hitung
bilangan bulat.
Motivasi : Apabila materi ini dikuasai dengan baik,
akan mempermudah
perhitungan yang
menyangkut bilangan dalam kehidupan sehari – hari.
v
Kegiatan Inti :
1. Disampaikan materi
pokok dan tujuan pembelajaran.
2. Siswa dikondisikan
dalam beberapa kelompok yang heterogen.
3. Dengan berdiskusi
dalam kelompok, siswa membahas beberapa bilangan diantara dua bilangan bulat
berurutan.
4. Dengan berdiskusi
dalam kelompok, siswa menyebutkan macam-macam pecahan dan memberi contoh
pecahan biasa, campuran, desimal, dan persen.
5. Siswa dalam kelompok
meyampaikan hasil diskusi mewakili kelompoknya, siswa/kelompok lain menanggapi.
6. Guru memberi
penegasan dan apresiasi kepada siswa/kelompok yang aktif.
7. Diberikan kuis.
v Penutup :
Ø Dengan bimbingan guru, siswa membuat rangkuman materi ajar.
Ø Merefleksi kegiatan pembelajaran.
Ø Pemberian tugas/PR.
v Pendahuluan :
Apersepsi
: Membahas PR.
Mengingat kembali
tentang beberapa macam bilangan pecahan.
Motivasi : Apabila materi ini dikuasai dengan baik,
akan mempermudah
perhitungan yang menyangkut
bilangan dalam kehidupan sehari – hari.
v
Kegiatan Inti :
1. Disampaikan materi
pokok dan tujuan pembelajaran.
2. Siswa dikondisikan
dalam beberapa kelompok yang heterogen.
3. Dengan berdiskusi
dalam kelompok, siswa membahas cara mengubah pecahan biasa ke pecahan desimal
dan persen, dan sebaliknya.
4. Siswa dalam kelompok
mengerjakan latihan soal.
5. Siswa dalam kelompok
meyampaikan hasil diskusi mewakili kelompoknya, siswa/kelompok lain menanggapi.
6. Guru memberi
penegasan dan apresiasi kepada siswa/kelompok yang aktif.
7. Diberikan kuis.
v Penutup :
Ø Dengan bimbingan guru, siswa membuat rangkuman materi ajar.
Ø Merefleksi kegiatan pembelajaran.
Ø Pemberian tugas/PR.
v Pendahuluan :
Apersepsi
: Membahas PR.
Mengingat kembali
tentang beberapa macam bilangan pecahan.
Motivasi : Apabila materi ini dikuasai dengan baik,
akan mempermudah
perhitungan yang
menyangkut bilangan dalam kehidupan sehari – hari.
v
Kegiatan Inti :
1. Disampaikan materi
pokok dan tujuan pembelajaran.
2. Siswa dikondisikan
dalam beberapa kelompok yang heterogen.
3. Dengan berdiskusi
dalam kelompok, siswa membahas operasi bilangan pecahan, yaitu tambah, kurang,
kali, dan bagi
4. Siswa dalam kelompok
mengerjakan latihan soal.
5. Siswa dalam kelompok
meyampaikan hasil diskusi mewakili kelompoknya, siswa/kelompok lain menanggapi.
6. Guru memberi
penegasan dan apresiasi kepada siswa/kelompok yang aktif.
7. Diberikan kuis.
v Penutup :
Ø Dengan bimbingan guru, siswa membuat rangkuman materi ajar.
Ø Merefleksi kegiatan pembelajaran.
Ø Pemberian tugas/PR.
v Pendahuluan :
Apersepsi
: Membahas PR.
Mengingat kembali
tentang beberapa macam bilangan pecahan.
Motivasi : Apabila materi ini dikuasai dengan baik,
akan mempermudah
perhitungan yang
menyangkut bilangan dalam kehidupan sehari – hari.
v
Kegiatan Inti :
1. Disampaikan materi
pokok dan tujuan pembelajaran.
2. Siswa dikondisikan
dalam beberapa kelompok yang heterogen.
3. Dengan berdiskusi
dalam kelompok, siswa membahas cara menuliskan bilangan yang sangat kecil atau
sangat besar yang biasa terdapat dalam perhitungan matematika dalam bentuk baku
( notasi ilmiah )
4. Siswa dalam kelompok
mengerjakan latihan soal.
5. Siswa dalam kelompok
meyampaikan hasil diskusi mewakili kelompoknya, siswa/kelompok lain menanggapi.
6. Guru memberi
penegasan dan apresiasi kepada siswa/kelompok yang aktif.
7. Diberikan kuis.
v Penutup :
Ø Dengan bimbingan guru, siswa membuat rangkuman materi ajar.
Ø Merefleksi kegiatan pembelajaran.
Ø Pemberian tugas/PR.
E. Alat Dan Sumber Belajar :
Buku
teks, garis bilangan, thermometer, mistar, benda yang bulat (utuh),dll.
F. Penilaian :
Teknik
: Tes tulis
Bentuk
Instrumen : Tes Uraian, Isian, PG, dan Pertanyaan Lisan.
Penilaian
hasil belajar mencakup penilaian proses dan penilaian hasil akhir belajar.
Contoh
Instrumen :
1.
Tulislah 5 bilangan bulat yang
lebih dari -3 dan kurang dari 10 !
2. Buat dan tulislah
bilangan -3, -1, 0, 2 dan 4 pada sebuah
garis bilangan !
3. Berapakah hasil dari
: 12 : 4 - 1 + 3 x
4 ?
4. Sebuah kotak memuat
25 buah jeruk.Jika terdapat 175 buah jeruk, berapa banyak kotak yang harus
disediakan ?
5. Berapakah nilai dari
:
a.
(-5)2
c. 
b.
(-4)3 d.

6. Tuliskan beberapa
contoh bilangan pecahan biasa, desimal dan persen !
7. Isilah titik-titik
berikut ! ( mengubah berbagai bentuk pecahan)
|
Pecahan Biasa
|
Pecahan Desimal
|
Persen
|
|
1
|
. . . .
|
. . . .
|
|
|
. . . .
|
. . . .
|
|
. . . .
|
0,75
|
. . . .
|
|
. . . .
|
. . . .
|
12,5%
|
8. Hitunglah :
a. 1 ½ x
2/3 = ... c.
2,5 + 3,75
= ...
b. ¾
: ½ = ... d. 21,2
- 9,85 = ...
9. Ubahlah ke dalam
bentuk baku atau sebaliknya !
a. 12.500.000.000 = .... c.
2,42 x 10-5
b. 0,00000000258 = .... d.
5,63 x 106
Kunci Jawaban dan Contoh Pedoman Penskoran :
|
No
|
Kunci
Jawaban
|
Skor
|
Jmlh Skor
|
|
1.
|
-2, -1, 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9. (
sebut lima saja )
|
5
|
5
|
|
2.
|
-3 -1 0 2 4
|
5
|
5
|
|
3.
|
14
|
3
|
3
|
|
4.
|
175 : 25
= 7. diperlukan 7 kotak
|
3
|
3
|
|
5.
|
a.
25
b. -64
c.
8
d. -2
|
1
2
1
2
|
6
|
|
No
|
Kunci
Jawaban
|
Skor
|
Jmlh Skor
|
|
6.
|
Pecahan biasa = ¾
Pecahan desimal = 0,75
Persen
= 75 %
|
1
1
1
|
3
|
|
7.
|
1,6 ;
160%
0,635 ;
62,5%
¾ ; 75%
1/8 ;
0,125
|
2
2
2
2
|
8
|
|
8.
|
a.
1
b.
3/2
c.
6,25
d. 31,05
|
1
1
1
1
|
4
|
|
9.
|
a. 1,25
x 1010
b. 2,58
x 10-9
c. 0,0000242
d. 5.630.000
|
2
2
2
2
|
8
|
|
|
Jumlah
|
|
45
|
Nilai Siswa = ( Jumlah Perolehan Skor : 45 ) x 100
Surabaya,
MENGETAHUI
:
Kepala Guru
Mata Pelajaran,
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP – 02 )
Sekolah :
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas / Semester : VII ( Tujuh ) / Ganjil
Standar
Kompetensi :.1.
Memahami sifat-sifat operasi hitung bilangan dan penggunaannya dalam pemecahan
masalah.
Kompetensi
Dasar : 1.2. Menggunakan sifat-sifat operasi
hitung bilangan bulat dan
pecahan
dalam pemecahan masalah.
Indikator : 1. Menemukan
dan menggunakan sifat-sifat operasi tambah,
kurang,
kali, dan bagi termasuk campuran pada bilangan bulat.
2. Menggunakan
sifat-sifat operasi bilangan bulat untuk menyelesaikan masalah yang berkaitan
dengan kehidupan sehari-hari.
3. Menggunakan
sifat-sifat operasi hitung tambah, kurang, kali, atau bagi dengan melibatkan
pecahan serta mengaitkan dalam kejadian sehari-hari.
Alokasi Waktu :
6 jam pelajaran ( 3 X
pertemuan )
A. Tujuan Pembelajaran :
Siswa dapat :
1. Menemukan dan menggunakan sifat-sifat
operasi tambah, kurang, kali,
dan bagi termasuk operasi campuran pada bilangan bulat.
2. Menggunakan
sifat-sifat operasi bilangan bulat untuk menyelesaikan masalah yang berkaitan
dengan kehidupan sehari-hari.
3. Menggunakan
sifat-sifat operasi hitung tambah, kurang, kali, atau bagi dengan melibatkan
pecahan dan mengaitkan dalam kejadian sehari-hari.
B. Materi Ajar :
1. Pertemuan ke-1 : Menemukan
dan menggunakan sifat-sifat operasi hitung pada
bilangan bulat
2. Pertemuan ke-2 : Menggunakan
sifat-sifat operasi hitung bilangan bulat untuk
menyelesaikan masalah yang berkaitan pada
kehidupan sehari-hari
3. Pertemuan ke-3 : Menggunakan
sifat-sifat operasi hitung bilangan pecahan untuk
menyelesaikan
masalah yang berkaitan pada kehidupan sehari-hari
C. Metode Pembelajaran :
Diskusi, tanya jawab, pemberian tugas
Model Pembelajaran : Kooperatif dan
Penemuan Terbimbing
D. Langkah-Langkah Kegiatan
:
v Pendahuluan :
Apersepsi
: Mengingat kembali tentang operasi bilangan
bulat.
Motivasi : Apabila materi ini dikuasai dengan baik,
akan mempermudah
perhitungan yang
menyangkut bilangan dalam kehidupan sehari – hari.
v
Kegiatan Inti :
1. Disampaikan materi
pokok dan tujuan pembelajaran.
2. Siswa dikondisikan
dalam beberapa kelompok yang heterogen.
3. Dengan berdiskusi,
siswa mencari sifat-sifat operasi hitung bilangan bulat.
4. Siswa dalam kelompok
bergiliran dan saling melengkapi menyebutkan sifat-sifat operasi pada bilangan
bulat dan beberapa contohnya.
5. Dengan berdiskusi
dalam kelompok, siswa membahas tentang penggunaan sifat-sifat operasi hitung
pada bilangan bulat.
6. Melakukan latihan soal.
7. Siswa dalam kelompok
meyampaikan hasil diskusi mewakili kelompoknya, siswa/kelompok lain menanggapi.
8. Guru memberi
penegasan dan apresiasi kepada siswa/kelompok yang aktif.
9. Diberikan kuis.
v Penutup :
Ø Dengan bimbingan guru, siswa membuat rangkuman materi ajar.
Ø Merefleksi kegiatan pembelajaran.
Ø Pemberian tugas/PR.
v Pendahuluan :
Apersepsi
: Membahas PR yang sulit
Mengingat kembali tentang sifat-sifat
operasi hitung pada bilangan bulat.
Motivasi : Apabila materi ini dikuasai dengan baik,
akan mempermudah
perhitungan yang
menyangkut bilangan dalam kehidupan sehari – hari.
v
Kegiatan Inti :
- Disampaikan materi pokok dan tujuan pembelajaran.
- Siswa dikondisikan dalam beberapa kelompok yang heterogen.
- Dengan berdiskusi dalam kelompok, membahas tentang penggunaan sifat-sifat operasi tambah, kurang, kali, dan bagi pada bilangan bulat dalam kehidupan sehari-hari.
- Siswa dalam kelompok mengerjakan latihan soal tentang penggunaan sifat-sifat operasi bilangan bulat dalam kehidupan sehari-hari.
- Siswa dalam kelompok meyampaikan hasil diskusi mewakili kelompoknya, siswa/kelompok lain menanggapi.
- Guru memberi penegasan dan apresiasi kepada siswa/kelompok yang aktif.
v Penutup :
Ø Dengan bimbingan guru, siswa membuat rangkuman materi ajar.
Ø Merefleksi kegiatan pembelajaran.
Ø Pemberian tugas/PR.
v Pendahuluan :
Apersepsi :
Membahas PR.
Mengingat kembali tentang sifat-sifat operasi hitung bilangan bulat.
Motivasi : Apabila materi ini dikuasai dengan baik,
akan mempermudah
perhitungan yang
menyangkut bilangan dalam kehidupan sehari – hari.
v
Kegiatan Inti :
1. Disampaikan materi
pokok dan tujuan pembelajaran.
2. Siswa dikondisikan
dalam beberapa kelompok yang heterogen.
3. Dengan berdiskusi
dalam kelompok, siswa membahas penggunaan sifat-sifat operasi hitung pada
bilangan pecahan dalam kehidupan sehari-hari.
4. Siswa dalam kelompok
mengerjakan latihan soal.
5. Siswa dalam kelompok
meyampaikan hasil diskusi mewakili kelompoknya, siswa/kelompok lain menanggapi.
6. Guru memberi
penegasan dan apresiasi kepada siswa/kelompok yang aktif.
7. Diberikan kuis.
v Penutup :
Ø Dengan bimbingan guru, siswa membuat rangkuman materi ajar
Ø Merefleksi kegiatan pembelajaran.
Ø Pemberian tugas/PR.
E. Alat dan
Sumber Belajar :
Buku teks, lingkungan.
F. Penilaian :
Teknik : Tes
Bentuk instrumen : Pertanyaan Tertulis dan Lisan
Penilaian hasil belajar mencakup
penilaian proses dan penilaian hasil akhir belajar.
Contoh Instrumen :
- Isilah titik-titik berikut ini:
a. 3 + 4 = ..... b. 4 + 3 = .....
maka 3
+ 4 = ... + ...
a. 2 x (
3 x 4 ) = .... b. ( 2 x 3 ) x 4 = ....
maka 2 x (3 x 4) = ( ...
x ... ) x ....
- Hasil
dari :
= ....
- Pada hari Sabtu Candra memberi kelereng pada Aan sebanyak 25 butir dan kepada Yudha 17 butir. Hari Minggu Candra memberi kelereng kepada Novan sebanyak 3 butir. Berapakah banyak semua kelereng yang Candra berikan kepada Aan,Yudha dan Novan?
- Dalam sebuah kotak terdapat 48 kelereng yang akan dibagikan kepada 8 orang. Berapa banyak kelereng yang didapat masing-ming anak ?
Kunci Jawaban dan Contoh Pedoman Penskoran :
|
No
|
Kunci
Jawaban
|
Skor
|
Jmlh Skor
|
|
1.
|
a.
7 ; b.
7 , maka : 3 + 4 = 4 + 3
a.
24 ; b.
24 , maka : 2x(3x4) = (2x3)x4
|
2
2
|
4
|
|
2.
|
6 + 72 : 4 = 6 + 18 =
-12
-2 -2
|
4
|
4
|
|
3.
|
25 + 17 + 3 = 45
|
3
|
3
|
|
4.
|
48 : 8 orang = 6 butir kelereng.
|
2
|
2
|
|
|
Jumlah
|
|
13
|
Nilai Siswa = ( Jumlah Perolehan Skor : 13 ) x 100
Surabaya,
MENGETAHUI
:
Kepala Guru
Mata Pelajaran,
.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP – 03 )
Sekolah :
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas / Semester : VII ( Tujuh ) / Ganjil
Standar Kompetensi :.2. Memahami
bentuk aljabar, persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel.
Kompetensi Dasar : 2.1. Mengenali bentuk aljabar
dan unsur-unsurnya.
Indikator : 1. Menentukan
konstanta dan variabel suatu bentuk aljabar.
2. Memahami pengertian
suku dan faktor pada bentuk aljabar.
3. Memahami pengertian
suku-suku sejenis.
Alokasi Waktu :
2 jam pelajaran ( 1 X
pertemuan )
A. Tujuan Pembelajaran :
Siswa dapat : 1. Menentukan
konstanta dan variabel suatu bentuk aljabar.
2. Memahami pengertian
suku dan faktor pada bentuk aljabar.
3. Memahami pengertian
suku-suku sejenis.
B.
Materi Ajar :
Mengenali
bentuk aljabar
C. Metode Pembelajaran :
Diskusi, tanya jawab, pemberian tugas
Model Pembelajaran : Kooperatif dan
Penemuan Terbimbing
D. Langkah-Langkah Kegiatan
:
v Pendahuluan :
Apersepsi :
Mengingat kembali konsep perkalian.
Motivasi : Apabila materi ini dikuasai dengan baik,
akan mempermudah
perhitungan yang
menyangkut bilangan dalam kehidupan sehari – hari.
v
Kegiatan Inti :
1. Disampaikan materi
pokok dan tujuan pembelajaran.
2. Siswa dikondisikan
dalam beberapa kelompok yang heterogen.
3. Guru memberikan
contoh suatu permasalahan yang dapat diubah menjadi bentuk aljabar untuk didiskusikan.
4. Dari hasil yang
didapat siswa, guru membimbing untuk memahami pengertian-pegertian : konstanta,
variabel, suku, faktor, dan suku sejenis.
5. Siswa
mengerjakan soal-soal latihan.
6. Siswa dalam
kelompok bergiliran dan saling melengkapi menyebutkan unsur-unsur bentuk
aljabar.
7. Guru memberi
penegasan dan apresiasi kepada siswa/kelompok yang aktif.
8. Diberikan kuis.
v Penutup :
Ø Dengan bimbingan guru, siswa membuat rangkuman materi ajar.
Ø Merefleksi kegiatan pembelajaran.
Ø Pemberian tugas/PR.
E. Alat dan
Sumber Belajar :
Buku teks, lingkungan.
F. Penilaian :
Teknik : Tes
Bentuk instrumen : Pertanyaan Tertulis dan Lisan
Penilaian hasil belajar mencakup
penilaian proses dan penilaian hasil akhir belajar.
Contoh Instrumen :
- Tentukan konstanta dan variabel dari bentuk 3x + 6 !
- Dari bentuk-bentuk berikut tentukanlah suku dan faktornya !
a. 3x
b. 4(x – 5)
- Kelompokkan menurut suku-suku yang sejenis dari : 2x, 3x2, xy, -2xy, x2, xy2 !
Kunci Jawaban dan Contoh Pedoman Penskoran :
|
No
|
Kunci
Jawaban
|
Skor
|
Jmlh Skor
|
|
1.
|
Konstanta : 6
Variabel : x
|
1
1
|
2
|
|
2.
|
Sukunya
3x
Faktornya 4
|
1
1
|
2
|
|
3.
|
2x
tidak ada yang sejenis
3x2 sejenis dengan x2
xy
sejenis dengan -2xy
xy2 tidak ada yang sejenis
|
1
1
1
1
|
4
|
|
|
Jumlah
|
|
8
|
Nilai Siswa = ( Jumlah Perolehan Skor : 8 ) x 100
Surabaya,
MENGETAHUI
:
Kepala Guru
Mata Pelajaran,
.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP – 04 )
Sekolah :
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas / Semester : VII ( Tujuh ) / Ganjil
Standar Kompetensi :.2. Memahami
bentuk aljabar, persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel.
Kompetensi Dasar : 2.2. Melakukan operasi
pada bentuk aljabar.
Indikator : 1. Melakukan
operasi hitung tambah, kurang, kali, bagi, dan pangkat pada bentuk aljabar.
2. Menerapkan operasi hitung pada bentuk aljabar untuk
menyelesaikan soal (pecahan aljabar).
Alokasi Waktu :
6 jam pelajaran ( 3 X
pertemuan )
A. Tujuan Pembelajaran :
Siswa dapat : 1. Melakukan
operasi hitung tambah, kurang, kali, bagi, dan pangkat pada bentuk aljabar.
2.
Menerapkan operasi hitung pada
bentuk aljabar untuk menyelesaikan soal (pecahan aljabar).
B.
Materi Ajar :
Pertemuan ke-1 dan ke-2 : Operasi hitung pada bentuk aljabar
Pertemuan ketiga : Penerapan operasi hitung bentuk aljabar ( pecahan
aljabar)
C.
Metode Pembelajaran :
Diskusi, tanya jawab, pemberian tugas
Model Pembelajaran : Kooperatif dan Penemuan Terbimbing
D. Langkah-Langkah Kegiatan
:
v Pendahuluan :
Apersepsi : Mengingat
kembali unsur-unsur bentuk aljabar.
Motivasi : Apabila
materi ini dikuasai dengan baik, akan mempermudah perhitungan yang menyangkut
bentuk aljabar dalam kehidupan sehari – hari.
v
Kegiatan Inti :
- Disampaikan materi pokok dan tujuan pembelajaran.
- Siswa dikondisikan dalam beberapa kelompok yang heterogen.
- Guru memberikan contoh penjumlahan dan pengurangan bentuk aljabar
- Dengan berdiskusi dalam kelompoknya, siswa mengerjakan soal latihan tentang penjumlahan dan pengurangan bentuk aljabar.
- Siswa dalam kelompok bergiliran dan saling melengkapi mengerjakan soal di papan tulis.
- Guru memberi penegasan dan apresiasi kepada siswa/kelompok yang aktif.
- Diberikan kuis.
v Penutup :
Ø Dengan bimbingan guru, siswa membuat rangkuman materi ajar.
Ø Merefleksi kegiatan pembelajaran.
Ø Pemberian tugas/PR.
v Pendahuluan :
Apersepsi :
Mengingat kembali penjumlahan dan pengurangan bentuk aljabar.
Motivasi :
Apabila materi ini dikuasai dengan baik, akan mempermudah perhitungan
yang menyangkut bentuk
aljabar dalam kehidupan sehari – hari.
v Kegiatan Inti :
§ Disampaikan materi
pokok dan tujuan pembelajaran.
§ Siswa dikondisikan
dalam beberapa kelompok yang heterogen.
§ Guru memberikan
contoh perkalian, pembagian, dan perpangkatan bentuk aljabar untuk didiskusikan.
§ Siswa
mengerjakan soal-soal latihan.
§ Siswa dalam
kelompok bergiliran mengerjakan jawaban mewakili kelompoknya, siswa lain
menanggapi untuk melengkapi jawaban.
§ Guru memberi
penegasan dan apresiasi kepada siswa/kelompok yang aktif.
§ Diberikan kuis.
v Penutup :
Ø Dengan bimbingan guru, siswa membuat rangkuman materi ajar.
Ø Merefleksi kegiatan pembelajaran.
Ø Pemberian tugas/PR.
v Pendahuluan :
Apersepsi : Mengingat
kembali operasi hitung pada bentuk aljabar.
Motivasi : Apabila materi ini dikuasai dengan baik,
akan mempermudah perhitungan yang
menyangkut bentuk aljabar dalam kehidupan sehari – hari.
v
Kegiatan Inti :
§ Disampaikan materi
pokok dan tujuan pembelajaran.
§ Siswa dikondisikan
dalam beberapa kelompok yang heterogen.
§ Guru memberikan
contoh suatu permasalahan yang dapat diselesaikan dengan menggunakan bentuk aljabar.
§ Dengan berdiskusi
siswa membahas penyelesaian soal bentuk pecahan aljabar.
§ Siswa
mengerjakan soal-soal latihan.
§ Siswa dalam
kelompok bergiliran dan saling melengkapi dalam menyelesaikan soal dan
mempresentasikan di depan siswa yang lain.
§ Guru memberi
penegasan dan apresiasi kepada siswa/kelompok yang aktif.
§ Diberikan kuis.
v Penutup :
Ø Dengan bimbingan guru, siswa membuat rangkuman materi ajar.
Ø Merefleksi kegiatan pembelajaran.
Ø Pemberian tugas/PR.
E. Alat dan
Sumber Belajar :
Buku teks, lingkungan.
F. Penilaian :
Teknik : Tes
Bentuk instrumen : Pertanyaan Tertulis dan Lisan
Penilaian hasil belajar mencakup
penilaian proses dan penilaian hasil akhir belajar.
Contoh Instrumen :
1. Hitunglah : a. 2x +
3 + 5x – 6 d. 3p 2+ 3p – 5p2 + 6q - p
b. 4 xy ´ 2x e. 4 ( a + 3b ) + 5 ( 2a – 5b )
c. (4x)2 : 2x2
2. Umur Budi sekarang 15
tahun. Lima tahun yang lalu umur Budi dua kali umur Ina. Berapakah umur Ina
sekarang ?
3. Suatu persegi
panjang, panjangnya 2x cm, lebar 3x cm. Nyatakan luas dan kelilingnya dalam x !
4. Suatu persegi,
panjang sisinya 5s cm. Tentukan keliling dan luas persegi tsb !
Kunci Jawaban dan Contoh Pedoman Penskoran :
|
No
|
Kunci
Jawaban
|
Skor
|
Jmlh Skor
|
|
1.
|
a. 7x
- 3
b. 8x2y
c. 8
d. -2p2 + 2p + 6q
e. 14a – 13b
|
2
2
3
3
4
|
14
|
|
2.
|
5 tahun
|
5
|
5
|
|
3.
|
Luas
= 6x2
Keliling = 10 x
|
3
4
|
7
|
|
4.
|
Keliling = 20 s
Luas
= 25 s2
|
3
4
|
7
|
|
|
Jumlah
|
|
23
|
Nilai Siswa = ( Jumlah Perolehan Skor : 23 ) x 100
Surabaya,
MENGETAHUI
:
Kepala . Guru
Mata Pelajaran,
.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP – 05 )
Sekolah :
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas / Semester : VII ( Tujuh ) / Ganjil
Standar Kompetensi :.2. Memahami bentuk aljabar, persamaan dan pertidaksamaan
linear satu variabel.
Kompetensi Dasar : 2.3. Menyelesaikan persamaan linear satu variabel.
Indikator : 1. Mengenali PLSV dalam berbagai bentuk dan
variabel.
2.
Menentukan bentuk setara dari suatu PLSV .
3.
Menentukan penyelesaian PLSV.
Alokasi Waktu :
6 jam pelajaran ( 3 X
pertemuan )
A. Tujuan Pembelajaran :
Siswa dapat : 1. Mengenali
PLSV dalam berbagai bentuk dan variabel.
2. Menentukan bentuk setara dari suatu PLSV.
3. Menentukan penyelesaian PLSV.
B.
Materi Pokok :
Persamaan linear satu variabel
Pertemuan Pertama : 1. Mengenali PLSV dalam berbagai bentuk dan
variabel.
2. Menentukan bentuk setara dari suatu PLSV .
Pertemuan ke-2 & ke-3 : Menentukan penyelesaian PLSV.
C.
Metode Pembelajaran :
Diskusi, tanya jawab, demonstrasi,
penemuan terbimbing.
Model Pembelajaran : Kooperatif.
D.
Langkah-langkah kegiatan
pembelajaran :
v Pendahuluan :
Apersepsi : Membahas PR dan mengingat kembali tentang
operasi bentuk aljabar
Motivasi :1. Banyak masalah sehari-hari yang dapat
diselesaikan dengan PLSV
2. Untuk dasar mempelajari matematika lebih
lanjut
v Kegiatan Inti :
§ Dengan tanya jawab
dibahas pengertian PLSV.
§ Disajikan beberapa
bentuk persamaan dengan berbagai bentuk dan variabel siswa diminta untuk memilih yang termasuk PLSV.
§ Siswa mengerjakan
soal-soal tentang PLSV dlam berbagai bentuk dan variabel (soal dibuat oleh
guru)
§ Dengan tanya jawab
dan diskusi dibahas tentang bentuk setara PLSV.
§ Diberikan soal yang
dibuat guru, siswa mengerjakan sebagai latihan.
§ Secara bergantian siswa
mengerjakan di papan tulis, siswa lain menanggapi.
§ Guru memberi
penegasan dan penghargaan kepada siswa yang aktif.
§ Diberikan kuis.
v Penutup :
§ Dengan bimbingan guru
siswa diminta untuk rangkuman
§ Siswa dan guru membuat
refleksi pembelejaran.
§ Guru memberikan
PR
v Pendahuluan :
Apersepsi : Membahas PR dan mengingat kembali bentuk setara PLSV
Motivasi : Banyak masalah
sehari-hari yang dapat diselesaikan dengan PLSV
v Kegiatan Inti :
§ Disampaikan materi
pokok dan tujuan pembelajaran.
§ Siswa dibagi dalam
kelompok yang heterogen, terdiri dari 4 - 5 orang.
§ Dengan menggunakan
model timbangan dan lembar kegiatan, siswa mendemonstrasikan kemudian
menyimpulkan bahwa benda yang beratnya sama jika ditambah, dikurang, dikalikan
atau dibagi dengan bilangan yang sama maka beratnya tetap akan sama.
§ Dengan bimbingan guru
siswa mencari hubungan dari kegiatan di atas (b) dengan sifat-sifat PLSV.
§ Diberikan contoh
sederhana cara menyelesaikan PLSV.
§ Siswa mengerjakan
tugas latihan dari buku sumber/buatan guru.
§ Secara bergantian
siswa dalam kelompoknya masing-masing maju mengerjakan soal di papan tulis,
kelompok lain menanggapi.
§ Guru memberikan
penegasan.
v
Penutup :
§ Dengan bimbuingan
guru siswa membuat rangkuman
§ Siswa dan guru melakukan
refleksi
§ Guru memberi PR
v Pendahuluan :
Apersepsi : Membahas PR.
Motivasi
: Mamfaat PLSV dalam kehidupan sehari-hari.
v Kegiatan inti :
§ Disampaikan bahwa
pertemuan kali ini adalah lanjutan pertemuan yang lalu.
§ Siswa dikondisikan
dalam beberapa kelompok yang heterogen.
§ Dengan tanya jawab
guru bersama siswa mengulang contoh menentukan penyelesaian PLSV.
§ Siswa diberi tugas
mengerjakan soal dari buku sumber.
§ Siswa bergantian
mengerjakan soal di papan tulis mewakili kelompoknya.
§ Guru memberi
penegasan dan penghargaan kepada siswa/kelompok yang aktif.
§ Diberikan kuis
v Penutup :
a. Dengan bimbingan guru siswa membuat
rangkuman.
b. Siswa dan guru melakukan refleksi.
c. Siswa diberi tugas (PR).
E.
Alat dan sumber belajar
:
Buku teks/ sumber, model timbangan, LK
F.
Penilaian :
Teknik
: test tertulis.
Bentuk instrumen : Pilihan ganda dan
lisan.
Penilaian hasil belajar mencakup penilaian
proses dan penilaian hasil akhir belajar.
Contoh Instrumen :
1.
Berikut ini yang merupakan PLSV adalah :
a. 2p + 5 c. 2m2+ 5m = -2
b. 2y + 5 = 0 d.
+ x = 5
2. Sebuah
bis membawa penumpang x orang. Diperjalanan turun 7 orang, sampai terminal penumpang
tinggal 28 orang. Persamaan yang sesuai dengan kalimat di atas adalah .......
a. x + 7 = 28 c. 28 – x
= 7
b. x – 7 = 28 d. 28 – 7
= x
3. Persamaan
5(x – 3) = 10x + 5 ekuivalen dengan
persamaan ..........
a. x – 3 = 2x + 5 c. x – 3 = 2x – 1
b. x – 3 = 2x – 5 d. x –
3 = 2x + 1
4. Tentukan penyelesaian dari
: a.
5y – 12 = 8 b.
2x + 5 = 4x – 7
5. Suatu persegi panjang diketahui panjangnya 5 cm
lebih panjang dari lebarnya. Jika keliling persegi panjang itu sama dengan 50 cm. Hitunglah panjang dan
lebar persegi panjang !
Kunci Jawaban dan Contoh Pedoman Penskoran :
|
No
|
Kunci
Jawaban
|
Skor
|
Jmlh Skor
|
|
1.
|
a
dan b
|
2
|
2
|
|
2.
|
B
|
1
|
1
|
|
3.
|
D
|
1
|
1
|
|
4.
|
a. 5y
= 8 + 12
5y = 20
y = 4
b. -2x = -12
x = 6
|
1
1
2
2
2
|
8
|
|
5.
|
Panjang = p
Lebar
= l, maka :
Panjang = 5 + l
Keliling = 2 ( p
+ l )
50
= 2 (5 +
l + l )
2 l = 40
l = 20 cm
panjang (p) = 5 + 20
= 25 cm
|
1
1
1
2
2
2
2
1
|
12
|
|
|
Jumlah
|
|
24
|
Nilai Siswa = ( Jumlah Perolehan Skor : 24 ) x 100
Surabaya,
MENGETAHUI
:
Kepala . Guru
Mata Pelajaran,
.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP – 06 )
Sekolah :
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas / Semester : VII ( Tujuh ) / Ganjil
Standar
Kompetensi :.2. Memahami
bentuk aljabar, persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel.
Kompetensi Dasar : 2.4. Menyelesaikan
pertidaksamaan linear satu variabel.
Indikator :
Pertemuan ke-1 :
1. Mengenali PtLSV dalam berbgai
bentuk dan variabel.
Pertemuan
ke-2 : 2. Menentukan bentuk setara dari PtLSV dengan cara kedua ruas ditambah,
dikurangi, dikalikan, atau dibagi dengan bilangan yang sama.
Pertemuan ke-3 : 3. Menentukan penyelesaian PtLSV.
Alokasi Waktu : 6 x 40 menit (3 X pertemuan)
- Tujuan Pembelajaran:
a. Siswa dapat
menyatakan dengan lisan pengertian PtLSV.
b. Siswa dapat
menggunakan notasi pertidaksamaan <, >, dan, £, ³
c. Siswa dapat memberi
contoh beberapa PtLSV dalam kehidupan sehari-hari.
d. Siswa dapat menyatakan PtLSV yang setara dengan cara
kedua ruas ditambah, dikurangi, dikalikan atau dibagi dengan bilangan yang
sama.
e. Siswa dapat
menentukan penyelesaian PtLSV.
f. Siswa dapat
menggunakan konsep PtLSV dalam kehidupan sehari-hari.
B. Materi Ajar :
Pertidaksamaan
linear satu variabel.
Pertemuan ke-1 : 1. Mengenali PtLSV dalam berbgai bentuk dan
variabel.
Pertemuan
ke-2 : 2. Menentukan bentuk setara dari PtLSV dengan cara kedua ruas ditambah,
dikurangi, dikalikan, atau dibagi dengan bilangan yang sama.
Pertemuan ke-3
: 3. Menentukan penyelesaian
PtLSV.
C. Metode Pembelajaran :
Diskusi,
tanya jawab, pemberian tugas
Model
Pembelajaran : Kooperatif dan Penemuan Terbimbing
- Langkah-Langkah Kegiatan :
v Pendahuluan :
Apersepsi : Mengingat
kembali pengertian kalimat terbuka dan
PLSV
Motivasi : Apabila mteri ini dikuasai dengan baik maka
akan dapat membantu siswa dalam menyelesaikan masalah sehari-hari
v Kegiatan Inti :
§ Disampaikan materi
pokok dan tujuan pembelajaran.
§ Siswa dikondisikan
dalam beberapa kelompok yang heterogen.
§ Dengan diskusi guru
membimbing siswa untuk memahami bahwa suatu kalimat terbuka yang selalu
mengandung ungkapan lebih dari atau kurang dari disebut pertidaksamaan.
§ Siswa diminta
menyebutkan masalah pertidaksamaan yang terkait dengan kejadian sehari-hari.
§ Siswa bergantian
membaca dan menuliskan notasi <, >, dan,
£, ³.
§ Guru meminta siswa
untuk menuliskan bentuk pertidaksamaan
yang terkait dengan kehidupan sehari-hari.
§ Guru mengarahkan
siswa untuk mengenali PtLSV dalam berbagai bentuk dan variabel dengan beberapa
contoh soal.
§ Siswa mengerjakan
tugas yang dibuat guru.
v Penutup :
a.
Dengan bimbingan guru siswa diminta membuat rangkuman
b.
Siswa dan guru merefleksi kegiatan pembelajaran.
c.
Guru memberikan tugas (PR)
v Pendahuluan :
Apersepsi : Membahas PR
Mengingat kembali PtSLV dalam berbagai
bentuk.
Motivasi : Banyak kegiatan
sehari-hari yang berkaitan dengan PtSLV
v Kegiatan Inti :
§ Siswa dibagi
dalam beberapa kelompok antara 4 -5 orang.
§ Memberika
contoh bentuk setara dari PtSLVdengan cara kedua ruas ditambah, dikurangi,
dikalikan atau dibagi dengan bilangan yang sama (bilangan positif dan negatif)
§ Tiap kelompok
mendiskusikan cara mencari bentuk setara soal-soal PtSLV yang ditenukan oleh
guru dari buku sumber
§ Masing-masing
kelompok diminta menyampaikan hasil diskusinya, sedangkan kelompok lain
menanggapi.
§ Guru memandu
jalannya diskusi dan memberi pujian kepada kelompok yang berhasil dan memberi
semangat kepada kelompok yang belum berhasil.
§ Siswa
mengerjakan soal sebagai tugas mandiri.
v Penutup :
a. Dengan bimbingan guru siswa diminta membuat
rangkuman
b. Siswa dan guru melakukan refleksi kegiatan
pembelajaran
c. Guru memberikan tugas (PR)
v Pendahuluan :
Apersepsi : Membahas PR
Mengingat bentuk setara
PtLSV dan penyelesaian PLSV
Motivasi : PtSLV banyak dipakai
dalam kehidupan sehari-hari
v Kegiatan Inti :
§ Disampaikan materi
pokok dan tujuan pembelajaran.
§ Siswa dikondisikan
dalam beberapa kelompok yang heterogen.
§ Dengan tanya jawab
guru bersama siswa membahas contoh cara menyelesaikan PtLSV.
§ Dengan teman dalam
kelompoknya siswa berdiskusi untuk menentukan penyelesaian PtSLV.
§ Beberapa siswa untuk
menyampaikan hasil diskusinya, sedangkan kelompok lain menanggapi.
§ Siswa
mengerjakan tugas latihan soal-soal tentang PtSLV yang terdapat pada buku
sumber.
§ Siswa bergantian maju
mengerjakan di papan tulis
§ Guru memberi
penegasan dan penghargaan kepada siswa yang aktif
§ Diberikan kuis.
v Penutup :
a.
Dengan bimbingan guru siswa diminta membuat rangkuman
b.
Siswa dan guru melakukan refleksi tentang kegiatan pembelajaran
c.
Guru memberikan tugas (PR)
- Alat dan Sumber Belajar :
Buku teks dan lingkungan
- Penilaian :
a. Teknik : tes lisan dan tes tulis.
b. Bentuk instrumen : Daftar pertanyaan dan isian
Penilaian hasil belajar mencakup penilaian proses dan penilaian hasil akhir
relajar
Contoh Instrumen :
1. Apa yang dimaksud
dengan PtLSV ?
Manakah berikut ini yang merupakan pertidaksamaan linier dengan satu
variabel?
a.
3x – 5 > -8 e. y
+ y £ 5
b. -2x + 4 £ 10 f. x – x2
> 3
c.
8y – 6 = 4 g. 2m –
m < 0 ( diberikan pada
saat KBM )
d. –y = -5 h. -3t + 7 ³ t
2. Sisipkan tanda <,
dan > pada agar menjadi kalimat yang benar :
a. 15 .......... 24 c. -7
....... 4
b. 49 .......... 33 d. -5
........ -12
3. a. Pada tayangan sebuah film di televasi tertera
tulisan untuk 17 th ke atas.
b. Kapasitas tangki minyak tanah maksimal 6.000 liter.
Nyatakan kalimat di atas dengan menggunakan tanda <, >, dan, £, ³ .
4.
Berikan contoh PtLSV yang ada dalam kehidupan sehari-hari (diberikan
saat KBM)
5.
Bentuk yang setara dengan 8x + 3 £ 19 adalah ....
6.
Tentukan penyelesaian dari setiap pertidaksamaan berikut:
a. 3x – 2 ³ 13 c. -4y – 8 > -6y
b. 3x + 3 < 2x d. 12y – 7 ³ 8y + 1
7.
Nabilah memiliki 50 koin terdiri
dari uang logam Rp 100,00 dan Rp 50,00. Semua
dalam seratus rupiahan dan lima puluh rupiahan yang jumlahnya paling
banyak
Rp 4.000,00. Carilah batas-batas dari masing-masing koin yang
dimilikinya !
Kunci Jawaban dan Pedoman
Penskoran :
|
No
|
Kunci
Jawaban
|
Skor
|
Jmlh Skor
|
|
1.
|
Diberikan pada
saat KBM
|
-
|
-
|
|
2.
|
a. <
b. >
c. <
d. >
|
1
1
1
1
|
4
|
|
3.
|
a. x ³ 17 tahun
b. y ≤ 6000
liter
|
1
1
|
2
|
|
4.
|
Diberikan pada
saat KBM
|
-
|
-
|
|
5.
|
8x £ 19 -3
|
1
|
1
|
|
6.
|
a. 3x ³ 13 + 2
3x
³ 15
x
³ 5
b. 3x -2x < -3
x
< -3
c. -4y + 6y > 8
2y > 8
y
> 4
d. 12y - 8y ³ 1 + 7
4
y ³
8
y ³ 2
|
1
2
2
2
1
1
1
2
1
2
2
|
17
|
|
7.
|
100 x + 50 y
³ 4.000.
|
2
|
2
|
|
|
J u m l a h
|
|
26
|
Nilai Siswa = ( Jumlah Perolehan
Skor : 26 ) x 100.
Mengetahui : Surabaya,
Kepala .
Guru Mata Pelajaran,
.
RENCANA PELAKSANAAN
PEMBELAJARAN
( RPP – 07 )
Sekolah :
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas / Semester : VII ( Tujuh ) / Ganjil
Standar
Kompetensi :.3. Menggunakan
bentuk aljabar, persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel, dan
perbandingan dalam pemecahan masalah.
Kompetensi Dasar : 3.1. Membuat model matematika dari masalah yang
berkaitan dengan persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel.
Indikator : 1. Mengubah masalah ke dalam model/ kalimat matematika berbentuk PLSV.
2. Mengubah masalah ke dalam
bentuk model / kalimat
matematika
kerbentuk PtLSV.
Alokasi Waktu : 2 x 40 menit (1 X pertemuan)
A.
Tujuan Pembelajaran:
Siswa dapat :
a. Mengubah masalah ke dalam
model/kalimat matematika berbentuk PLSV.
b. Siswa dapat mengubah masalah
ke dalam model/kalimat matematika berbentuk
PtLSV.
B.
Materi Ajar :
Persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel.
C.
Metode Pembelajaran :
Diskusi, tanya jawab, pemberian tugas.
Model Pembelajaran : Kooperatif dan penemuan terbimbing
D.
Langkah-Langkah Kegiatan :
v Pendahuluan :
Apersepsi :
Mengingat kembali PLSV dan PtLSV.
Motivasi : Penjelasan tentang
pentingnya materi dalam masalah/ kehidupan sehari-hari.
v
Kegiatan Inti :
§ Guru menyampaikan
permasalahan dalam bentuk kuis.
§ Berdasarkan hasil
dari siswa guru membimbing untuk dapat memahami bentuk model/kalimat
matematika, persamaan dan pertidaksanaan
§ Siswa menerapkan pengetahuannya
untuk menyelesaikan soal-sal latihan.
v Penutup :
a. Dengan bimbingan guru siswa diminta
melakukan rangkuman sebagai bahan refleksi.
b. Guru memberikan tugas (PR)
Buku teks.
F. Penilaian :
Teknik penilaian : tes.
Bentuk instrumen : Pertanyaan
tertulis dan lisan.
Penilaian hasil belajar mencakup penilaian proses dan penilaian hasil
akhir belajar
Contoh Instrumen :
1. Nyatakan keterangan-keterangan berikut menjadi
bentuk PLSV :
a.
Lima tahun yang akan datang umur Ita 17 tahun.
b. Besar sudut pada suatu segitiga berturut-turut 2xo, 3x0,
4xo
2. Nyatakan keterangan-keterangan
berikut kedalam bentuk PtLSV :
a. Untuk dapat diterima menjadi taruna AKABRI tinggi badan minimal
165 cm.
b. Kecepatan kendaraan di jalan tol sekurang-kurangnya 60 km/jam.
Kunci Jawaban dan Pedoman
Penskoran :
|
No
|
Kunci
Jawaban
|
Skor
|
Jmlh Skor
|
|
1.
|
a. x +
5 =
17
b. 2xo + 3x0 + 4xo =
180o
|
1
1
|
2
|
|
2.
|
a. x ³ 165 cm
b. y £ 60 km/jam
|
1
1
|
2
|
|
|
Jumlah
|
|
4
|
Nilai Siswa = ( Jumlah Perolehan Skor : 4 ) x 100.
Mengetahui, Surabaya,
Kepala Guru Mata Pelajaran Matematika,
.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP – 08 )
Sekolah :
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas / Semester : VII ( Tujuh ) / Ganjil
Standar
Kompetensi :.3. Menggunakan
bentuk aljabar, persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel, dan
perbandingan dalam pemecahan masalah.
Kompetensi Dasar : 3.2. Menyelesaikan model matematika dari masalah
yang berkaitan dengan persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel.
Indikator : 1. Menyelesaikan model matematika suatu masalah yang berkaitan
dengan PLSV.
2. Menyelesaikan model matematika suatu masalah
yang berkaitan dengan PtLSV.
Alokasi Waktu : 4 x 40 menit (2 X pertemuan)
A.
Tujuan Pembelajaran:
Siswa dapat : a. Menyelesaikan persamaan linear satu
variabel
b. Menyelesaikan pertidaksamaan linear satu variabel
B.
Bahan Ajar :
Pertemuan ke-1 : Persamaan Linear Satu Variabel
Pertemuan ke-2 : Pertidaksamaan Linear
Satu Variabel
C.
Metode Pembelajaran :
Diskusi kelompok, demonstrasi, dan tanya
jawab
Model Pembelajaran : Kooperatif dan
Penemuan Terbimbing
D.
Langkah-Langkah Kegiatan :
v
Pendahuluan :
Apesepsi : a. Membahas
PR
b. Mengingat
kembali pengertian persamaan linear satu variabel
Motivasi : Banyak kegiatan sehari-hari yang berkaitan dengan
persamaan linear dalam kehidupan sehari-hari
v Kegiatan Inti :
§ Disampaikan materi
pokok dan tujuan pembelajaran.
§ Siswa dikondisikan
dalam beberapa kelompok diskusi yang heterogen
§ Dengan berdiskusi
dalam kelompok masing-masing siswa membuat model dan menyelesaikan persamaan
linear satu variabel dari contoh soal yang dibuat guru.
§ Siswa latihan soal.
§ Beberapa siswa
mewakili kelompoknya mempresentasikan hasil jawabannya, siswa lain menanggapi
atau menanyakan jika ada yang belum diketahui.
§ Guru memberi
penegasan dan penghargaan kepada kelompok/siswa yang aktif.
§ Diberikan kuis
v Penutup :
§ Dengan bimbingan
guru, siswa merangkum materi ajar.
§ Melakukan refleksi
§ PR.
v
Pendahuluan :
Apesepsi : a. Membahas
PR
b. Mengingat kembali pengertian pertidaksamaan
linear satu variabel
Motivasi : Banyak kegiatan sehari-hari yang berkaitan
dengan pertidaksamaan linear dalam kehidupan sehari-hari
v
Kegiatan Inti :
§ Disampaikan materi
pokok dan tujuan pembelajaran.
§ Siswa dikondisikan
dalam beberapa kelompok diskusi yang heterogen
§ Dengan berdiskusi
dalam kelompok siswa membuat model dan menyelesaikan pertidaksamaan linear satu
variabel dari contoh soal yang dibuat guru.
§ Siswa latihan soal.
§ Beberapa siswa
mewakili kelompoknya mempresentasikan hasil jawabannya, siswa lain menanggapi
atau menanyakan jika ada yang belum diketahui.
§ Guru memberi
penegasan dan penghargaan kepada kelompok/siswa yang aktif.
§ Diberikan kuis
v Penutup :
§ Dengan bimbingan
guru, siswa merangkum materi ajar.
§ Melakukan
refleksi
§ PR.
E. Alat dan Sumber Belajar :
Buku
teks / sumber, dan lingkungan.
F. Penilaian :
Teknik : Tes Tertulis dan Lisan
Bentuk Instrumen : Daftar Pertanyaan dan Isian
Penilaian
hasil belajar mencakup penilaian proses dan penilaian hasil akhir belajar
Contoh
Instrumen :
1. Surya membeli 2 buku.
Uang Surya sepuluh ribuan dan ia mendapat uang kembali sebesar Rp. 4.000,-
Berapakah harga 1 buah buku ?
2. Umur Candra tiga
tahun yang lalu kurang dari 25 tahun, Umur Candra sekarang :
a. kurang
dari 28 tahun c. 25 tahun
b.
28 tahun d. 22 tahun
Kunci Jawaban dan Pedoman
Penskoran :
|
No
|
Kunci
Jawaban
|
Skor
|
Jmlh Skor
|
|
1.
|
Harga buku =
Rp.10.000,- - Rp. 4.000,- = Rp.
6.000,-, maka :
2x =
6.000,-
x =
3.000,-
|
1
1
2
|
4
|
|
2.
|
a. Kurang dari
28 tahun
|
1
|
1
|
|
|
Jumlah
|
|
5
|
Nilai Siswa = ( Jumlah Perolehan Skor : 5 ) x 100.
Surabaya,
MENGETAHUI
:
Kepala Guru
Mata Pelajaran,
.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP – 09 )
Sekolah :
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas / Semester : VII ( Tujuh ) / Ganjil
Standar
Kompetensi :.3. Menggunakan
bentuk aljabar, persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel, dan
perbandingan dalam pemecahan masalah.
Kompetensi Dasar : 3.3. Menggunakan konsep aljabar dalam pemecahan masalah aritmetika sosial yang
sederhana.
Indikator : 1. Menghitung nilai keseluruhan, nilai per-unit,
dan nilai sebagian.
2. Menentukan besar
untung dan rugi serta harga jual dan harga beli dalam kegiatan ekonomi.
3. Menentukan besar persentase
untung dan rugi serta harga jual dan harga beli dalam kegiatan ekonomi.
4. Menentukan besar rabat,
tara, dan bunga tunggal dalam kegiatan ekonomi.
Alokasi Waktu : 8 x 40 menit (4 X pertemuan)
A.
Tujuan Pembelajaran:
Siswa
dapat : a. Menghitung
nilai keseluruhan, nilai per-unit, dan nilai sebagian.
b. Menentukan besar
untung dan rugi serta harga jual dan harga beli dalam kegiatan ekonomi.
c. Menentukan besar
persentase untung dan rugi serta harga jual dan harga beli dalam kegiatan
ekonomi.
d. Menentukan besar rabat,
tara, dan bunga tunggal dalam kegiatan ekonomi.
B.
Bahan Ajar :
Pertemuan ke-1 : Menghitung nilai keseluruhan, nilai per-unit,
dan nilai sebagian.
Pertemuan ke-2 : Menentukan besar untung
dan rugi serta harga jual dan harga beli dalam kegiatan ekonomi.
Pertemuan ke-3 : Menentukan besar persentase
untung dan rugi serta harga jual dan harga beli dalam kegiatan ekonomi.
Pertemuan ke-4 : Menentukan besar rabat, tara, dan bunga tunggal dalam kegiatan
ekonomi.
C.
Metode Pembelajaran :
Diskusi kelompok, demonstrasi, dan tanya
jawab
Model Pembelajaran : Kooperatif dan
Penemuan Terbimbing
D.
Langkah-Langkah Kegiatan :
v
Pendahuluan :
Apesepsi : a. Membahas
PR
b. Mengingat kembali seputar jual beli dalam
masyarakat
Motivasi : Banyak kegiatan sehari-hari yang berkaitan
dengan jual beli dalam kehidupan sehari-hari
v Kegiatan Inti :
§ Disampaikan materi
pokok dan tujuan pembelajaran.
§ Siswa dikondisikan
dalam beberapa kelompok diskusi yang heterogen
§ Dengan berdiskusi
dalam kelompok, siswa menghitung nilai keseluruhan, nilai per-unit dan nilai
sebagian dari contoh soal yang dibuat guru.
§ Siswa latihan soal.
§ Beberapa siswa
mewakili kelompoknya mempresentasikan hasil jawabannya, siswa lain menanggapi
atau menanyakan jika ada yang belum diketahui.
§ Guru memberi
penegasan dan penghargaan kepada kelompok/siswa yang aktif.
§ Diberikan kuis
v Penutup :
§ Dengan bimbingan
guru, siswa merangkum materi ajar.
§ Melakukan
refleksi
§ PR.
v
Pendahuluan :
Apesepsi : a. Membahas
PR
b. Mengingat kembali nilai keseluruhan, per-unit
dan nilai sebagian
Motivasi : Banyak kegiatan sehari-hari yang berkaitan
dengan kegiatan jual beli dalam kehidupan sehari-hari
v Kegiatan Inti :
§ Disampaikan materi
pokok dan tujuan pembelajaran.
§ Siswa dikondisikan
dalam beberapa kelompok diskusi yang heterogen
§ Dengan berdiskusi
dalam kelompok, siswa membahas cara menentukan untung/rugi, harga jual dan
harga beli dari contoh soal yang dibuat guru.
§ Siswa latihan soal.
§ Beberapa siswa
mewakili kelompoknya mempresentasikan hasil jawabannya, siswa lain menanggapi
atau menanyakan jika ada yang belum diketahui.
§ Guru memberi
penegasan dan penghargaan kepada kelompok/siswa yang aktif.
§ Diberikan kuis
v Penutup :
§ Dengan bimbingan
guru, siswa merangkum materi ajar.
§ Melakukan
refleksi
§ PR.
v Pendahuluan :
Apesepsi : a. Membahas
PR
b. Mengingat kembali untung dan rugi dalam
kegiatan ekonomi.
Motivasi : Banyak kegiatan sehari-hari yang berkaitan
dengan kegiatan jual beli dalam kehidupan sehari-hari
v Kegiatan Inti :
§ Disampaikan materi
pokok dan tujuan pembelajaran.
§ Siswa dikondisikan
dalam beberapa kelompok diskusi yang heterogen
§ Dengan berdiskusi
dalam kelompok, siswa membahas cara menentukan persentase untung/rugi dari
contoh soal yang dibuat guru.
§ Siswa latihan soal.
§ Beberapa siswa
mewakili kelompoknya mempresentasikan hasil jawabannya, siswa lain menanggapi
atau menanyakan jika ada yang belum diketahui.
§ Guru memberi
penegasan dan penghargaan kepada kelompok/siswa yang aktif.
§ Diberikan kuis.
v Penutup :
§ Dengan bimbingan
guru, siswa merangkum materi ajar.
§ Melakukan
refleksi
§ PR.
v
Pendahuluan :
Apesepsi : a. Membahas
PR
b. Mengingat kembali peresentase untung dan
rugi.
Motivasi : Banyak kegiatan sehari-hari yang berkaitan
dengan kegiatan jual beli dalam kehidupan sehari-hari
v Kegiatan Inti :
§ Disampaikan materi
pokok dan tujuan pembelajaran.
§ Siswa dikondisikan
dalam beberapa kelompok diskusi yang heterogen
§ Dengan berdiskusi
dalam kelompok, siswa membahas cara menentukan rabat/diskon dari contoh soal
yang dibuat guru.
§ Siswa latihan soal.
§ Beberapa siswa
mewakili kelompoknya mempresentasikan hasil jawabannya, siswa lain menanggapi atau
menanyakan jika ada yang belum diketahui.
§ Dengan berdiskusi
dalam kelompok, siswa membahas cara menentukan tara, bruto dan netto dari contoh soal yang dibuat guru.
§ Siswa latihan soal.
§ Beberapa siswa
mewakili kelompoknya mempresentasikan hasil jawabannya, siswa lain menanggapi
atau menanyakan jika ada yang belum diketahui.
§ Dengan berdiskusi
dalam kelompok, siswa membahas cara menentukan bunga tunggal perhitungan
bank/koperasi dari contoh soal yang dibuat guru.
§ Siswa latihan soal.
§ Beberapa siswa
mewakili kelompoknya mempresentasikan hasil jawabannya, siswa lain menanggapi
atau menanyakan jika ada yang belum diketahui.
§ Guru memberi
penegasan dan penghargaan kepada kelompok/siswa yang aktif.
§ Diberikan kuis
v Penutup :
§ Dengan bimbingan
guru, siswa merangkum materi ajar.
§ Melakukan
refleksi
§ PR.
E. Alat dan Sumber Belajar :
Buku
teks / sumber, dan lingkungan.
F. Penilaian :
Teknik : Tes Tertulis dan Lisan
Bentuk Instrumen : Daftar Pertanyaan dan
Isian
Penilaian
hasil belajar mencakup penilaian proses dan penilaian hasil akhir belajar
Contoh
Instrumen :
1. Harga 1 lusin pensil
adalah Rp.18.000,00.
a.
Berapakah harga 1 buah pensil ?
b.
Berapakah harga 5 buah pensil ?
2. Seorang pedagang
membeli 10 kg jeruk seharga Rp.50.000,00. Kemudian dijual perkilogramnya Rp
7.000,- Berapakah keuntungan/kerugian pedagang tersebut ?
3. Ali membeli seekor
ayam seharga Rp 50.000,00. Karena terpaksa dua hari kemudian ayam itu dijual
lagi seharga Rp. 40.000,00. Berapa persen Ali untung/rugi ?
4. Pak Rifky menjual sebuah
TV seharga Rp 1.650.000,00. dari penjualan tsb Pak Rifky mendapat keuntungan
10%, berapa TV itu dibeli ?
5. Yohana membeli sebuah
celana jeans di Mega Mall seharga Rp 80.000,00. Karena ada diskon 25%, berapa
yang harus dibayar oleh Yohana ?
Kunci Jawaban dan Pedoman
Penskoran :
|
No
|
Kunci
Jawaban
|
Skor
|
Jmlh Skor
|
|
1.
|
a. Rp 18.000,00. : 12 buah
= Rp 1.500,00 per buah
b. Rp 1.500,00. x 5 buah
= Rp. 7.500,00.
|
3
2
|
5
|
|
2.
|
Harga beli = Rp
50.000,00.
Harga jual = Rp
7.000,00. X 10 kg = Rp 70.000,00.
Untung = Rp 70.000,00 - Rp
50.000,00 = Rp 20.000,00.
|
1
2
2
|
5
|
|
3.
|
Harga beli = Rp
50.000,00
Harga jual = Rp
40.000,00
Karena HB <
HJ, maka rugi
Sebesar (rugi)
Rp 50.000,00 – Rp 40.000,00 = Rp 10.000,00.
|
1
1
2
|
4
|
|
4.
|
Harga jual = Rp
1.650.000,00.
Untung = 10%,
Beli 100%, jual
110%, maka :
TV dibeli :
|
1
2
3
|
6
|
|
5.
|
Beli Rp. 80.000,00. ;
diskon 25%, maka :
Besar diskon =
25% X Rp 80.000,00. = Rp 20.000,00.
Yohana bayar
Rp. 80.000,00 - Rp 20.000,00.
= Rp. 60.000,00.
|
1
3
1
1
|
6
|
|
|
Jumlah
|
|
26
|
Nilai Siswa = ( Jumlah Perolehan Skor : 26 ) x 100.
Surabaya,
MENGETAHUI
:
Kepala
Guru
Mata Pelajaran,
.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP – 10 )
Sekolah : .
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas / Semester : VII ( Tujuh ) / Ganjil
Standar
Kompetensi :.3. Menggunakan
bentuk aljabar, persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel, dan
perbandingan dalam pemecahan masalah.
Kompetensi Dasar : 3.4. Menggunakan perbandingan untuk pemecahan
masalah.
Indikator : 1. Menjelaskan
pengertian skala sebagai suatu perbandingan
2. Menghitung faktor
perbesaran dan pengecilan pada gambar berskala.
3. Memberikan contoh dan
menyelesaikan soal yang melibatkan perbandingan senilai.
4. Memberikan contoh dan
menyelesaikan soal yang melibatkan perbandingan berbalik nilai.
Alokasi Waktu : 6 x 40 menit (3 X pertemuan)
A.
Tujuan Pembelajaran:
Siswa
dapat : a. Menjelaskan pengertian skala sebagai suatu
perbandingan.
b. Menghitung faktor
perbesaran dan pengecilan pada gambar berskala.
c. Memberikan contoh dan
menyelesaikan soal yang melibatkan perbandingan senilai.
d. Memberikan contoh dan
menyelesaikan soal yang melibatkan perbandingan berbalik nilai.
B.
Bahan Ajar :
Pertemuan ke-1 : Menjelaskan
pengertian skala sebagai suatu perbandingan.
Menghitung
faktor perbesaran dan pengecilan pada gambar berskala.
Pertemuan ke-2 : Memberikan contoh dan menyelesaikan soal yang
melibatkan
perbandingan
senilai.
Pertemuan ke-3 : Memberikan contoh dan menyelesaikan soal yang
melibatkan perbandingan berbalik nilai.
C.
Metode Pembelajaran :
Diskusi kelompok, demonstrasi, dan tanya
jawab
Model Pembelajaran : Kooperatif dan
Penemuan Terbimbing
D.
Langkah-Langkah Kegiatan :
v
Pendahuluan :
Apesepsi : a. Membahas
PR
b. Mengingat kembali skala pada peta
Motivasi : Banyak kegiatan sehari-hari yang berkaitan
dengan skala dalam kehidupan sehari-hari
v Kegiatan Inti :
§ Disampaikan materi
pokok dan tujuan pembelajaran.
§ Siswa dikondisikan
dalam beberapa kelompok diskusi yang heterogen
§ Dengan berdiskusi
dalam kelompok, siswa membahas tentang skala sebagai suatu perbandingan dari contoh
soal yang dibuat guru.
§ Dengan berdiskusi
dalam kelompok, siswa membahas tentang perbesaran dan pengecilan pada skala
dari contoh soal yang dibuat guru.
§ Siswa latihan soal.
§ Beberapa siswa
mewakili kelompoknya mempresentasikan hasil jawabannya, siswa lain menanggapi
atau menanyakan jika ada yang belum diketahui.
§ Guru memberi
penegasan dan penghargaan kepada kelompok/siswa yang aktif.
§ Diberikan kuis
v Penutup :
§ Dengan bimbingan
guru, siswa merangkum materi ajar.
§ Melakukan
refleksi
§ PR.
v
Pendahuluan :
Apesepsi : a. Membahas
PR
b. Mengingat
kembali perbandingan pada skala
Motivasi : Banyak kegiatan sehari-hari yang berkaitan
dengan perbandingan senilai dalam kehidupan sehari-hari
v Kegiatan Inti :
§ Disampaikan materi
pokok dan tujuan pembelajaran.
§ Siswa dikondisikan
dalam beberapa kelompok diskusi yang heterogen
§ Dengan berdiskusi
dalam kelompok, siswa membahas contoh perbandingan senilai.
§ Dengan berdiskusi
dalam kelompok, siswa membahas cara menyelesaikan soal perbandingan senilai dari contoh soal yang
dibuat guru.
§ Siswa latihan soal.
§ Beberapa siswa
mewakili kelompoknya mempresentasikan hasil jawabannya, siswa lain menanggapi
atau menanyakan jika ada yang belum diketahui.
§ Guru memberi
penegasan dan penghargaan kepada kelompok/siswa yang aktif.
§ Diberikan kuis
v Penutup :
§ Dengan bimbingan
guru, siswa merangkum materi ajar.
§ Melakukan
refleksi
§ PR.
v Pendahuluan :
Apesepsi : a. Membahas
PR
b. Mengingat kembali perbandingan senilai.
Motivasi : Banyak kegiatan sehari-hari yang berkaitan
dengan perbandingan berbalik nilai dalam
kehidupan sehari-hari
v Kegiatan Inti :
§ Disampaikan materi
pokok dan tujuan pembelajaran.
§ Siswa dikondisikan
dalam beberapa kelompok diskusi yang heterogen
§ Dengan berdiskusi
dalam kelompok, siswa membahas contoh permasalahan tentang perbandingan
berbalik nilai.
§ Dengan berdiskusi
dalam kelompok, siswa menentukan cara menyelesaikan soal tentang perbandingan
berbalik nilai dari contoh soal yang dibuat guru.
§ Siswa latihan soal.
§ Beberapa siswa mewakili
kelompoknya mempresentasikan hasil jawabannya, siswa lain menanggapi atau
menanyakan jika ada yang belum diketahui.
§ Guru memberi
penegasan dan penghargaan kepada kelompok/siswa yang aktif.
§ Diberikan kuis.
v Penutup :
§ Dengan bimbingan
guru, siswa merangkum materi ajar.
§ Melakukan
refleksi.
§ PR.
E. Alat dan Sumber Belajar :
Buku
teks / sumber, dan lingkungan.
F. Penilaian :
Teknik : Tes Tertulis dan Lisan
Bentuk Instrumen : Daftar Pertanyaan dan
Isian
Penilaian
hasil belajar mencakup penilaian proses dan penilaian hasil akhir belajar
Contoh
Instrumen :
1. Pada suatu skala peta
tertulis 1 : 100.000. Apa artinya ?
2. Suatu jalan yang
panjangnya 5 km, digambar sepanjang 5
cm. beparakah faktor pengecilannya ?
3. Harga 6 buah durian
Rp 90.000,00. Berapakah harga 2 buah durian ?
4. Sebuah gedung selesai
dikerjakan oleh 100 orang dalam 6 bulan. Jika hanya tersedia 40 orang,
pembangunan gedung itu akan selesai berapa bulan ?
Kunci Jawaban dan Pedoman
Penskoran :
|
No
|
Kunci
Jawaban
|
Skor
|
Jmlh Skor
|
|
1.
|
1 cm pada
gambar menunjukkan/mewakili 100.000 cm yang sebenarnya.
|
2
|
2
|
|
2.
|
5 km = 500000
cm
500000 cm : 5
cm = 100000. ( perkecilan )
|
1
2
|
3
|
|
3.
|
6 buah
2 buah
x = 30.000
Jadi 2 buah durian harganya Rp 30.000,00.
|
1
1
3
1
|
6
|
|
4.
|
6 bulan
x bulan
x = 15
Jadi jika hanya
tersedia 40 orang pekerja, pekerjaan akan selesai dalam 15 bulan
|
1
1
3
1
|
6
|
|
|
Jumlah
|
|
17
|
Nilai Siswa = ( Jumlah Perolehan Skor : 17 ) x 100.
Surabaya,
MENGETAHUI
:
Kepala
. Guru
Mata Pelajaran,
.